Yang sedang galau atau sedang ada masalah dengan pekerjaan anda, saya akan sedikit menghibur anda dengan Pantun Humor yang lucu, dijamin bikin anda ngakaka abiz dah,,soalnya lucu banget sih. stress anda, jenuh anda akan hilang setelah membaca pantun humor ini. Pantun ini bisa share ke teman teman anda, atau siapa deh yang spesial dihati anda hehe,, setelah anda membaca ini pastin pikiran anda menjadi tenang dan fressh dengan sendirinya, anda penasaran , tidak usah berlama lama lagi deh, berikut artikel Pantun Humor Lucu Terbaru 2016 di bawah.
Setelah sebelumnya pernah ditulis tentang status facebook lucu, maka dalam postingan kali ini akan dibahas mengenai Pantun lucu humor jenaka yang dapat dijadikan stok kata-kata tatkala sobat sedang berbalas pantun dengan sobat lainnya, baik melalui sms, fb maupun moment lainnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa pantun merupakan kekayaan khasanah budaya bangsa kita teruama dalam hal bahasa yang sudah semestinya kita pertahankan dan lestarikan.
Jadi masih dalam episode lucu, kali ini Pantun Humor turut menambah koleksi posting setelah sebelumnya banyak saya artikel bertemakan lucu saya terbitkan di blog ini. Jadi setelah anda membaca pantun lucu ini maka wajib ketawa sebelum ketawa itu dilarang. Berbeda dengan kentut, kentutlah kamu sebelum kentut itu dilarang itu salah. Meskipun kentut itu tidak dilarang kita harus tahu bagaimana mengeluarkan kentut yang baik dan benar.
Paling seger minum limau,
campur madu tambah nikmat.
Ayam berani sama harimau,
itu ayam super nekad
Jalan-jalan ke Kota Arab
Jangan lupa membeli kitab
Cewek sekarang tidak bisa diharap
Bodi bohai betis berkurap
Mancing dikali dapet banyak,
diambil kucing dalam tempayan.
TAHU pake huruf U jadi enak,
kalau pake huruf I jadi gak doyan
Kucing kurus mandi dipapan,
minta ikan dikasi kue cucur.
Gak salah dibilang muke jambang,
kalau cemberut tambah ancur!
Buah jering dari Jawa
Naik sigai ke atas atap
Ikan kering lagi ketawa
Dengar tupai baca kitab
Bangkok kota 1000 pagoda
Mekah adalah kota suci
Kuakui kau sungguh menggoda
tapi sayang engkau banci
Berakit-rakit kehulu
Berenang-renang ketepian
Berakit-rakit melulu
Kapan dapat gantian?
Keramas seminggu sekali,
kepala gatel banyak kutu.
Gak punya kendaraan sendiri,
NICA bonceng sekutu
Paling enak makan ketupat
Bareng bareng sama tetangga
Sepandai-pandai tupai melompat
kagak bakalan bisa lulus S3
Halo sobat, pantun atau puisi merupakan ucapan atau kata-kata yang berisi ungkapan hati dengan tujuan tertentu, banyak puisi romantis tapi tak banyak yang mengetahui tentang puisi humor/lucu, kali ini kami akan memberikan beberapa koleksi pusisi dan Pantun Humor terbaru. Berikut ini adalah kumpulan contoh pantun lucu humor romantis, pantun gombal rayuan, pantun jenaka tergokil, dan pantun ucapan selamat pagi paling lucu yang bisa kamu simak sebagai contoh karya sastra pantun paling jenaka sekaligus sebagai bacaan hiburan ringan disela-sela berbagai aktifitas harian kamu.
Kamis, 12 Mei 2016
Kumpulan Pantun Nasehat Terbaik 2016
Pada kesempatan yang baik ini saya akan membagikan sesuatu yang mudah-mudahan bermanfaat lagi buat anda semua yaitu sebuah postingan mengenai Pantun Nasehat, dan disini saya satukan beberapa jenis diantaranya adalah pantun nasehat atau pantun yang mengandung pepatah, pantun anak-anak, pantun suka cita dan pantun humor
Pantun Nasehat biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan moral ditengah masyarakat, misalnya orang tua kepada anaknya, guru terhadap muridnya. Atau antar sesama anggota masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Orang zaman dahulu sering menggunakan Pantun Nasehat untuk memberi nasehat kepada orang yang lebih mudah. Berikut Smart Newz punya berbagai macam koleksi contoh pantun nasehat yang bisa kamu pakai. lihat hiburan kuda kepang
Penarinya sedang bergoyang
Ayo kita ke tanah lapang
Jangan lupa bawa layang-layang
Jalan-jalan ke kota padang
perginya dengan adik dengan abang
Angin bertiup dengan sedang
Layang-layang pasti terbang
Bunyi kereta tut tut tut
Terdengar hingga Ci Salak
Udin lari terkentut-kentut
Rupanya dikejar anjing galak
Yang dijinjing buah salak
Yang digenggam bumbu lad
Pantaslah anjing galak menyalak
Rupanya Udin suka menggoda
Bapak tani membawa sabit
Untuk memotong semua rumput
Udin lari terbirit-birit
Neneknya merasa amat takut
Sangat tajam giginya bajing
Tajam seperti bambu runcing
Lihat udin dikejar anjing
Nenek takut sampai terkencing
Pergi kepasar membeli pita
Pita dibeli dua helai saja
Jika ingin raih cita cita
Sejak muda tekun bekerja
Tanah tandus penuh batu
Tanah subur selalu gembur
Jika orang banyak berilmu
Sehat makmur sepanjang umur
Kertas putih untuk ditulis
Benang putih dibuat katun
Jika orang suka menulis
Sampai tua tak akan pikun
Burung dara terbang melanglang
Hinggapnya di pucuk dedahanan
Setiap kali ayah pulang
Selalu saja ada makanan
Kolang kaling es kelapa
Campur sedikit air nira
Ayah pulang bawa apa
Ayah pulang bawa gembira
Rajut kain dengan benang
Rajutnya dengan putri dayang
Ayah pulang hati senang
Wajah ibu juga riang
Sapi putih tarik pedati
Pedatinya bergoyang-goyang
Ayah selalu baik hati
Aku ditimang aku disayang
Benih padi sedang ditebar
Burung mematuk sedang dikejar
Ayahku memang sangat penyabar
Jadilah aku suka belajar
Kancil melompat katak heran
Katak lompat pelan-pelan
Sebentar lagi kita liburan
Ingin aku jalan-jalan
Beli penggaris dari mika
Cicak menatap hati merenung
Kemana yang kamu suka
Liburan ke pantai atau gunung
Bunga cantik namanya seroja
Hewan cantik namanya rusa
Jalan-jalan ke mana saja
Pergi ke kota atau ke desa
Empek-empek tambah cuka
Lezat sekali dirasa lidah
Ke kota aku sangat suka
Ke desa juga banyak yang indah
Pasar baru tempatnya kain
Awas dompet jangan hilang
Desa tempatnya bermain
Seperti bolang berpetualang
Kain batik banyak sekodi
Perca banyak dalam goni
Turun ke sawah menanam padi
Bermain lumpur seperti petani
Terbang burung amat rendah
Terbangnya dia ke utara
Sawah itu amat indah
Terhampar bagai selendang sutra
Enak rasanya es campur
Ditemani dengan rujak
Bermain di tanam lumpur
Naik kerbau yang membajak
Memancing ikan diberi umpan
Agar datang si ikan toman
Ilmu ibarat kemudi sampan
Agar hidup di garis tujuan
Apa gunanya tumbuhan temu
Ramuan jamu dengan lengkuas
Bila hati dipenuhi ilmu
Jiwanya besar pikirannya luas
Ikan nila berpindah kolam
Mencari kawan namanya tiram
Jika ilmu semakin dalam
Jiwa berani hatinya tentram
Sungguh indah syair setanggi
Merangkai kata bagai hiasan
Ilmu itu harus tinggi
Jangan dunia sebagai batasan
Jika petang suasana sepi
Hanya angin yang menderu
Ada juga karapan sapi
Sapi balapan tambah seru
Kancil lompat lewat kawat
Hendak lari membeli jajan
Sapi siapa yang paling kuat
Itulah sapi Mbah Marijan
Menanam pinang rapat-rapat
Jangan dicabut dengan tangan
Larinya sapi amat cepat
Penunggang jatuh di kubangan
Pohon pinang besar di pangkal
Tempat memanjat hewan kukang
Penontonnya terpingkal-pingkal
Celana penunggang melorot ke belakang
Anak elang jatuh ke rawa
Ditolong oleh menjangan rusa
Kasih dan sayang orang tua
Selalu ada sepanjang masa
Hari rabu memetik kelapa
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga
Dari apa kue lemang
Dari ketan yang dipanggang
Waktu kecil kita ditimang
Ayah Ibu harus disayang
Bapak tani menanam tebu
Pembeli datang bertanya harga
Wahai ananda hormati Ibu
Karena Ibu jalan ke surga
Empek-empek ditambah cuka
Tak terbanding enaknya rasa
Coba lihat anak durhaka
Di dunia hidupnya tersiksa
Orang dahulu hidup di goa
Biawak hidup di dalam rawa
Turuti perintah orang tua
Tiap sholat tak lupa berdoa
Mana mungkin ada buaya
Coba lihat dengan cermat
Mana mungkin hidup bahagia
Jika pada orang tua tiada hormat
Angin meniup pohon ilalang
Berkicaulah burung kutilang
Ayo teman kita berpetualang
Ayo kita jadi si bolang
Pada hari ini Alhamdulillah penulis berada dalam keadaan baik-baik saja, sehat jasmani juga rohani yaitu berada dalam lindungan Allah SWT, dan ini semua tentunya tidak lepas dari kebaikan dan do'a kalian semua, saya do'a kan pula semoga pengunjung setia dari blog ini yang membaca Pantun Nasehat dan kaum muslimin diseluruh dunia pada umumnya berada dalam lindungan Allah SWT, terutama selamat dan terjaganya Aqidah dan Tauhid kita karena sekarang sudah banyak sekali warna dan bentuk yang mau mengganggu kemurnian Aqidah dan Tauhid kita baik dari luar maupun dari dalam yang pasti mereka mempunyai tujuan tidak baik terhadap kita.
Pantun Nasehat biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan moral ditengah masyarakat, misalnya orang tua kepada anaknya, guru terhadap muridnya. Atau antar sesama anggota masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Orang zaman dahulu sering menggunakan Pantun Nasehat untuk memberi nasehat kepada orang yang lebih mudah. Berikut Smart Newz punya berbagai macam koleksi contoh pantun nasehat yang bisa kamu pakai. lihat hiburan kuda kepang
Penarinya sedang bergoyang
Ayo kita ke tanah lapang
Jangan lupa bawa layang-layang
Jalan-jalan ke kota padang
perginya dengan adik dengan abang
Angin bertiup dengan sedang
Layang-layang pasti terbang
Bunyi kereta tut tut tut
Terdengar hingga Ci Salak
Udin lari terkentut-kentut
Rupanya dikejar anjing galak
Yang dijinjing buah salak
Yang digenggam bumbu lad
Pantaslah anjing galak menyalak
Rupanya Udin suka menggoda
Bapak tani membawa sabit
Untuk memotong semua rumput
Udin lari terbirit-birit
Neneknya merasa amat takut
Sangat tajam giginya bajing
Tajam seperti bambu runcing
Lihat udin dikejar anjing
Nenek takut sampai terkencing
Pergi kepasar membeli pita
Pita dibeli dua helai saja
Jika ingin raih cita cita
Sejak muda tekun bekerja
Tanah tandus penuh batu
Tanah subur selalu gembur
Jika orang banyak berilmu
Sehat makmur sepanjang umur
Kertas putih untuk ditulis
Benang putih dibuat katun
Jika orang suka menulis
Sampai tua tak akan pikun
Burung dara terbang melanglang
Hinggapnya di pucuk dedahanan
Setiap kali ayah pulang
Selalu saja ada makanan
Kolang kaling es kelapa
Campur sedikit air nira
Ayah pulang bawa apa
Ayah pulang bawa gembira
Rajut kain dengan benang
Rajutnya dengan putri dayang
Ayah pulang hati senang
Wajah ibu juga riang
Sapi putih tarik pedati
Pedatinya bergoyang-goyang
Ayah selalu baik hati
Aku ditimang aku disayang
Benih padi sedang ditebar
Burung mematuk sedang dikejar
Ayahku memang sangat penyabar
Jadilah aku suka belajar
Kancil melompat katak heran
Katak lompat pelan-pelan
Sebentar lagi kita liburan
Ingin aku jalan-jalan
Beli penggaris dari mika
Cicak menatap hati merenung
Kemana yang kamu suka
Liburan ke pantai atau gunung
Bunga cantik namanya seroja
Hewan cantik namanya rusa
Jalan-jalan ke mana saja
Pergi ke kota atau ke desa
Empek-empek tambah cuka
Lezat sekali dirasa lidah
Ke kota aku sangat suka
Ke desa juga banyak yang indah
Pasar baru tempatnya kain
Awas dompet jangan hilang
Desa tempatnya bermain
Seperti bolang berpetualang
Kain batik banyak sekodi
Perca banyak dalam goni
Turun ke sawah menanam padi
Bermain lumpur seperti petani
Terbang burung amat rendah
Terbangnya dia ke utara
Sawah itu amat indah
Terhampar bagai selendang sutra
Enak rasanya es campur
Ditemani dengan rujak
Bermain di tanam lumpur
Naik kerbau yang membajak
Memancing ikan diberi umpan
Agar datang si ikan toman
Ilmu ibarat kemudi sampan
Agar hidup di garis tujuan
Apa gunanya tumbuhan temu
Ramuan jamu dengan lengkuas
Bila hati dipenuhi ilmu
Jiwanya besar pikirannya luas
Ikan nila berpindah kolam
Mencari kawan namanya tiram
Jika ilmu semakin dalam
Jiwa berani hatinya tentram
Sungguh indah syair setanggi
Merangkai kata bagai hiasan
Ilmu itu harus tinggi
Jangan dunia sebagai batasan
Jika petang suasana sepi
Hanya angin yang menderu
Ada juga karapan sapi
Sapi balapan tambah seru
Kancil lompat lewat kawat
Hendak lari membeli jajan
Sapi siapa yang paling kuat
Itulah sapi Mbah Marijan
Menanam pinang rapat-rapat
Jangan dicabut dengan tangan
Larinya sapi amat cepat
Penunggang jatuh di kubangan
Pohon pinang besar di pangkal
Tempat memanjat hewan kukang
Penontonnya terpingkal-pingkal
Celana penunggang melorot ke belakang
Anak elang jatuh ke rawa
Ditolong oleh menjangan rusa
Kasih dan sayang orang tua
Selalu ada sepanjang masa
Hari rabu memetik kelapa
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga
Dari apa kue lemang
Dari ketan yang dipanggang
Waktu kecil kita ditimang
Ayah Ibu harus disayang
Bapak tani menanam tebu
Pembeli datang bertanya harga
Wahai ananda hormati Ibu
Karena Ibu jalan ke surga
Empek-empek ditambah cuka
Tak terbanding enaknya rasa
Coba lihat anak durhaka
Di dunia hidupnya tersiksa
Orang dahulu hidup di goa
Biawak hidup di dalam rawa
Turuti perintah orang tua
Tiap sholat tak lupa berdoa
Mana mungkin ada buaya
Coba lihat dengan cermat
Mana mungkin hidup bahagia
Jika pada orang tua tiada hormat
Angin meniup pohon ilalang
Berkicaulah burung kutilang
Ayo teman kita berpetualang
Ayo kita jadi si bolang
Pada hari ini Alhamdulillah penulis berada dalam keadaan baik-baik saja, sehat jasmani juga rohani yaitu berada dalam lindungan Allah SWT, dan ini semua tentunya tidak lepas dari kebaikan dan do'a kalian semua, saya do'a kan pula semoga pengunjung setia dari blog ini yang membaca Pantun Nasehat dan kaum muslimin diseluruh dunia pada umumnya berada dalam lindungan Allah SWT, terutama selamat dan terjaganya Aqidah dan Tauhid kita karena sekarang sudah banyak sekali warna dan bentuk yang mau mengganggu kemurnian Aqidah dan Tauhid kita baik dari luar maupun dari dalam yang pasti mereka mempunyai tujuan tidak baik terhadap kita.
Kumpulan Pantun Nasehat Terbaru dan Terbaik
Berbagai cara yang bisa kita lakukan untuk menyampaikan nasehat, misalnya dengan menyampaikan dengan Kumpulan Pantun Nasehat tergolong cara yang tidak mainstream atau umum sehingga akan lebih mudah dikenang dan diingat oleh siswa. Ada pula yang menyampaikan pantun secara tidak langsung baik itu melalui sebuah spanduk, poster atau apapun sebagai bumbu dari poster itu sendiri guna menarik seseorang, nasehat yang baik tentu akan menghasilkan hal baik pula, berikut ini adalah pantun nasehat yang di kutip dari para netizen.
Pantun merupakan salah satu karya satra tanah air, pantun hampir sama dengan puisi hanya saja Kumpulan Pantun Nasehat berisi kata-kata lucu yang bersifat menghibur atau pun mendidik. Ada banyak sekali pantun yang ada di Indonesia yang terbesar luas di Internet namun hanya satu yang pas di hati ini.
Tuan raja belajar menari
Ditemani para hulubalang
Hidup rajin bagaikan mentari
Kelak hidupmu akan cemerlang
Kucing hutan belang di kaki
Dipungut oleh anak petani
Rajin itu mengundang rezeki
Membuat mudah hidup ini
Tanam padi di tengah sawah
Sawah subur selalu basah
Pagi hari pergi sekolah
Sore hari ke madrasah
Saya ingin makan tomat
tomat dimakan kaya manfaat
Saya ingin mencari sahabat
agar hidup punya manfaat
Matahari yang selalu bersinar
Mengkilau pancarkan sinar
Jadi murid harus rajin belajar
Agar jadi anak yang pintar
Menjahit kemeja janganlah resah
Jahit-jahit berdera
Rajin-rajinlah belajar di rumah
Agar nanti dapat juara
Makan susu sapi perah
Hasil peras sangat susah
Pagi hari ke sekolah
Sore hari ke madrasah
Kalau ada lalat di dahi
Jangan kau ia campaki
Buat apa engkau berkelahi
Lebih baik saling berbagi
Kalau ingin makan kelapa
Kupas kulit sampai tak tersisa
Kalau ingin dapat juara
Belajarlah dan jangan menyerah
Burung camar di tepi pantai
Pantai indah banyak ombaknya
Jadilah kamu anak yang pandai
Sudah pasti banyak temannya
Burung nuri di dalam sangkar
Sangkar dibuat dari bambu
Tidak baik sering bertengkar
Kalah menang jadi abu
Pergi kesawah menanam padi
Sawah dibajak dengan sapi
Jadi anak yang baik hati
Tentu tahu balas budi
Pakai payung dikala hujan
Kena baju pastilah basah
Kalau ingin lulus ujian
rajin belajar pantang menyerah
Beli sabun beli blewah
Sayang sekali uangnya kurang
Main ke kebun turun ke sawah
Bersama paman hatiku riang
Kancil jatuh kakinya luka
Untung ditolong oleh rusa
Naik delman siapa suka
Kita putar-putar desa
Memang kancil kakinya luka
Ia bercerita pada si rangkok
Delman banyak yang suka
Kuda berjalan lenggak-lenggok
Burung bangau bermain di paya
Lalu terbang jauh ke kota
Pak kusir selalu setia
Temani kami dengan cerita
Tunggu kabar tunggu berita
Kepada orang ditanyakan
Jangan bohong haramkan dusta
Apa yang benar engkau katakan
Hutan bakau menjadi taman
Agar pantai tiada hancur
Jika engkau ingin berteman
jauhkan dusta besarkan jujur
Kereta berjalan di atas roda
Raja menghela memberi tanda
Dengarkanlah wahai ananda
Cukup-lah nasehat dari ayahanda
Bahtera berlayar ke Selat Sunda
Gelombangnya besar senantiasa
Turuti-lah nasehat ibunda
Kelak hidupmu makmur sentosa
Pergi kekali seorang diri
Bersihkan diri sambil berenang
Jika kamu mampu mandiri
Mama pasti merasa senang
Tinta hitam untuk menulis
Pensil warna untuk melukis
Ilmu itu tak pernah habis
Turun temurun ke ahli waris
Pohon jati kuat kayunya
Pohon nyiur tinggi batangnya
Murid rajin banyak ilmunya
Murid malas banyak bohongnya
Suara burung indah berirama
suara anjing gonggong menggonggong
Saling memberi saling menerima
Saling bantu tolong menolong
Pergi ke pasar membeli gitar
Membeli gitar di toko depan
Rajin-rajinlah belajar
Agar bermanfaat bagi masa depan
Kucing manis berbulu legam
Lebih hitam dari jelaga
Budaya kita sunggu beragam
Mari kita bersama jaga
Pagi hari minum jamu
Supaya tubuh lebih berisi
Hormati bapak ibumu
Jadilah anak yang berbakti
Ke kamar mandi celananya basah
Aku keringkan dengan kipas
Janganlah kamu bolos sekolah
Kalau tidak ingin naik kelas
Tanam padi di tengah sawah
Sawah subur selalu basah
Pagi hari pergi sekolah
Sore hari ke madrasah
Burung dara indah warnanya
Burung perkutut indah bersuara
Ayah bunda harum namanya
Anakku sayang sering juara
Buah duku dari Palembang
Buah anggur dari bosnia
Baca buku janganlah jarang
Sebab buku jendela dunia
Pagi pagi ayam berkokok
Ayam berkokok diatas papan
Anak kecil jangan merokok
Pikirkanlah masa depan
Pantun-pantun lucu memang menjadi tren dikalangan remaja, Kumpulan Pantun Nasehat menjadi bahan canda atau pun sindiran kepada seseorang dengan berniat mengkritik atau pun mendidik. Nah, pada kesempatan kali ini, admin akan membuat sebuah pantun Nasehat terbaru untuk sobat semua.
Pantun merupakan salah satu karya satra tanah air, pantun hampir sama dengan puisi hanya saja Kumpulan Pantun Nasehat berisi kata-kata lucu yang bersifat menghibur atau pun mendidik. Ada banyak sekali pantun yang ada di Indonesia yang terbesar luas di Internet namun hanya satu yang pas di hati ini.
Tuan raja belajar menari
Ditemani para hulubalang
Hidup rajin bagaikan mentari
Kelak hidupmu akan cemerlang
Kucing hutan belang di kaki
Dipungut oleh anak petani
Rajin itu mengundang rezeki
Membuat mudah hidup ini
Tanam padi di tengah sawah
Sawah subur selalu basah
Pagi hari pergi sekolah
Sore hari ke madrasah
Saya ingin makan tomat
tomat dimakan kaya manfaat
Saya ingin mencari sahabat
agar hidup punya manfaat
Matahari yang selalu bersinar
Mengkilau pancarkan sinar
Jadi murid harus rajin belajar
Agar jadi anak yang pintar
Menjahit kemeja janganlah resah
Jahit-jahit berdera
Rajin-rajinlah belajar di rumah
Agar nanti dapat juara
Makan susu sapi perah
Hasil peras sangat susah
Pagi hari ke sekolah
Sore hari ke madrasah
Kalau ada lalat di dahi
Jangan kau ia campaki
Buat apa engkau berkelahi
Lebih baik saling berbagi
Kalau ingin makan kelapa
Kupas kulit sampai tak tersisa
Kalau ingin dapat juara
Belajarlah dan jangan menyerah
Burung camar di tepi pantai
Pantai indah banyak ombaknya
Jadilah kamu anak yang pandai
Sudah pasti banyak temannya
Burung nuri di dalam sangkar
Sangkar dibuat dari bambu
Tidak baik sering bertengkar
Kalah menang jadi abu
Pergi kesawah menanam padi
Sawah dibajak dengan sapi
Jadi anak yang baik hati
Tentu tahu balas budi
Pakai payung dikala hujan
Kena baju pastilah basah
Kalau ingin lulus ujian
rajin belajar pantang menyerah
Beli sabun beli blewah
Sayang sekali uangnya kurang
Main ke kebun turun ke sawah
Bersama paman hatiku riang
Kancil jatuh kakinya luka
Untung ditolong oleh rusa
Naik delman siapa suka
Kita putar-putar desa
Memang kancil kakinya luka
Ia bercerita pada si rangkok
Delman banyak yang suka
Kuda berjalan lenggak-lenggok
Burung bangau bermain di paya
Lalu terbang jauh ke kota
Pak kusir selalu setia
Temani kami dengan cerita
Tunggu kabar tunggu berita
Kepada orang ditanyakan
Jangan bohong haramkan dusta
Apa yang benar engkau katakan
Hutan bakau menjadi taman
Agar pantai tiada hancur
Jika engkau ingin berteman
jauhkan dusta besarkan jujur
Kereta berjalan di atas roda
Raja menghela memberi tanda
Dengarkanlah wahai ananda
Cukup-lah nasehat dari ayahanda
Bahtera berlayar ke Selat Sunda
Gelombangnya besar senantiasa
Turuti-lah nasehat ibunda
Kelak hidupmu makmur sentosa
Pergi kekali seorang diri
Bersihkan diri sambil berenang
Jika kamu mampu mandiri
Mama pasti merasa senang
Tinta hitam untuk menulis
Pensil warna untuk melukis
Ilmu itu tak pernah habis
Turun temurun ke ahli waris
Pohon jati kuat kayunya
Pohon nyiur tinggi batangnya
Murid rajin banyak ilmunya
Murid malas banyak bohongnya
Suara burung indah berirama
suara anjing gonggong menggonggong
Saling memberi saling menerima
Saling bantu tolong menolong
Pergi ke pasar membeli gitar
Membeli gitar di toko depan
Rajin-rajinlah belajar
Agar bermanfaat bagi masa depan
Kucing manis berbulu legam
Lebih hitam dari jelaga
Budaya kita sunggu beragam
Mari kita bersama jaga
Pagi hari minum jamu
Supaya tubuh lebih berisi
Hormati bapak ibumu
Jadilah anak yang berbakti
Ke kamar mandi celananya basah
Aku keringkan dengan kipas
Janganlah kamu bolos sekolah
Kalau tidak ingin naik kelas
Tanam padi di tengah sawah
Sawah subur selalu basah
Pagi hari pergi sekolah
Sore hari ke madrasah
Burung dara indah warnanya
Burung perkutut indah bersuara
Ayah bunda harum namanya
Anakku sayang sering juara
Buah duku dari Palembang
Buah anggur dari bosnia
Baca buku janganlah jarang
Sebab buku jendela dunia
Pagi pagi ayam berkokok
Ayam berkokok diatas papan
Anak kecil jangan merokok
Pikirkanlah masa depan
Pantun-pantun lucu memang menjadi tren dikalangan remaja, Kumpulan Pantun Nasehat menjadi bahan canda atau pun sindiran kepada seseorang dengan berniat mengkritik atau pun mendidik. Nah, pada kesempatan kali ini, admin akan membuat sebuah pantun Nasehat terbaru untuk sobat semua.
Rabu, 11 Mei 2016
Kumpulan Pantun Nasehat Terbaru di Indonesia
Pantun Nasehat Kebijaksanaan ini admin kumpulkan dari berbagai pelosok penjuru internet, berharap Pantun Nasehat ini akan mengajarkan kebijaksanaan dan arti hidup. Pantun pantun yang ada di sini merupakan pelajaran berharga mengenai kebijaksanaan hidup,memberi nasehat mengenai apa yang harus dan tidak harus kita lakukan.
Salah satu cara memberi nasehat pada seseorang tapi dengan cara yang berbeda. Dengan melalui jalan ini kita bisa memberitahu pada seseorang akan hal yang baik atau buruk agar seseorang yang kita bacakan pantun nasehat itu tadi secara tak sadar dia akan menurut. Pantun Nasehat ini sangat berbeda sekali dengan pantun yang sebelumnya sudah saya bagikan yaitu pantun jenaka yang bisa membuat seseorang tertawa. Jika orang yang di sekitar anda suka marah jika kalian memberi nasehat, gunakan saja pantun nasehat ini karena dia mengira anda hanya mengeluarkan sebuah kata kata yang tidak sampai menyinggung perasaannya. Okelah ini dia Kumpulan Pantun Nasehat yang akan kukejar bagikan kali ini.
Tumbuh bukan sebagai tanaman
Hati senang bukan kepalang
Bermain bola bersama teman
Dengar lagu berirama
Tertawalah si adik manja
Mari main bersama-sama
Jangan duduk sendiri saja
Lihatlah burung kutilang
Terbang tinggi dia pulang
Main dengan senang
Jadi anak yang periang
Pagi hari baca koran
Baca berita orang hilang
Bermain kejar-kejaran
Badan sehat hati senang
Potong nilam pakai pisau
Jika engkau jujur hati
Hidup tentram jauhlah risau
Syahadat itu yang pertama
Mesti diresap sejiwa raga
Jujur itu landasan agama
Teguh dipegang sekuat tenaga
Puteri suka bunga petunia
Tanamnya di taman luas lega
Jangan mengharap pahala dunia
Jujur kita untuk ke surga
Pergi ke Aceh membawa gitar
Singgah ke Medan membeli ulos
Jika ingin jadi anak pintar
Rajin belajar jangan suka bolos
Pagi pagi ayam berkokok
Ayam berkokok diatas papan
Anak kecil jangan merokok
Pikirkanlah masa depan
Kepada rumput pergi berburu
Pergi berburu bersama teman
Anak baik hormati guru
Itu namanya murid budiman
Ada sisir monyet berkaca
Ada kuda mirip keledai
Rajin menulis rajin membaca
Itu pertanda anak yang pandai
Ke sungai pergi berburu
Bergerak sampai ke arah hulu
Sayangi ibu hormati guru
Itulah tanda kau nomer satu
Berenang ke sungai naik bambu
Bergerak sampai tak jemu
Jangan pernah bohongi bapak ibu
Agar Allah sayang kepadamu
Lumba-lumba ikan pintar
Pandai bermain lingkaran api
Jika sudah tumbuh besar
Harus taat mami papi
Makan es bibirnya beku
Makannya di kota Belitar
Mari kita membaca buku
Supaya jadi anak yang pintar
Ke pasar lama menanti
Tunggu ibu beli terasi
Jadilah anak yang baik hati
Agar nanti bisa berprestasi
Beli kain warna merah
Sungguh indah dipandang mata
Kalau main jangan marah
Senang saja bersuka cita
Terbang tinggi burung pelatuk
Datang pula burung pungguk
Bahgianya dengarkan atuk
Berdongeng sampai terbatuk-batuk
Luas nian langit biru
Saatnya menonton kuda pacu
Kalau dengar Ibu Guru
Bercerita sungguh lucu
Adik duduk depan halaman
Nenek lihat dengan heran
Aku datang ke rumah paman
Hari minggu saat liburan
Ibu merenda adik main layang
Anak Melayu bermain gada
Wahai nanda yang kusayang
Dengarkan olehmu nasehat ayahanda
Para pengunjung blog ini yang saya hormati, kalian begitu setia menemani sampai dunia ini berhenti berputar, terimakasih sebuah penghargaan buat anda semua karena telah menjadikan tulisan Pantun Nasehat menjadi salah satu media online yang bermanfaat, mudah-mudahan bisa selamanya dirasakan manfaatnya oleh kita semua, dan tim admin juga tentunya akan terus berusaha seoptimal mungkin menjadikan situs ini terus lebih baik lagi dalam kualitas konten dan jumlah serta kecepatan akses loadingnya atau dalam bahasa lainnya.
Salah satu cara memberi nasehat pada seseorang tapi dengan cara yang berbeda. Dengan melalui jalan ini kita bisa memberitahu pada seseorang akan hal yang baik atau buruk agar seseorang yang kita bacakan pantun nasehat itu tadi secara tak sadar dia akan menurut. Pantun Nasehat ini sangat berbeda sekali dengan pantun yang sebelumnya sudah saya bagikan yaitu pantun jenaka yang bisa membuat seseorang tertawa. Jika orang yang di sekitar anda suka marah jika kalian memberi nasehat, gunakan saja pantun nasehat ini karena dia mengira anda hanya mengeluarkan sebuah kata kata yang tidak sampai menyinggung perasaannya. Okelah ini dia Kumpulan Pantun Nasehat yang akan kukejar bagikan kali ini.
Tumbuh bukan sebagai tanaman
Hati senang bukan kepalang
Bermain bola bersama teman
Dengar lagu berirama
Tertawalah si adik manja
Mari main bersama-sama
Jangan duduk sendiri saja
Lihatlah burung kutilang
Terbang tinggi dia pulang
Main dengan senang
Jadi anak yang periang
Pagi hari baca koran
Baca berita orang hilang
Bermain kejar-kejaran
Badan sehat hati senang
Potong nilam pakai pisau
Jika engkau jujur hati
Hidup tentram jauhlah risau
Syahadat itu yang pertama
Mesti diresap sejiwa raga
Jujur itu landasan agama
Teguh dipegang sekuat tenaga
Puteri suka bunga petunia
Tanamnya di taman luas lega
Jangan mengharap pahala dunia
Jujur kita untuk ke surga
Pergi ke Aceh membawa gitar
Singgah ke Medan membeli ulos
Jika ingin jadi anak pintar
Rajin belajar jangan suka bolos
Pagi pagi ayam berkokok
Ayam berkokok diatas papan
Anak kecil jangan merokok
Pikirkanlah masa depan
Kepada rumput pergi berburu
Pergi berburu bersama teman
Anak baik hormati guru
Itu namanya murid budiman
Ada sisir monyet berkaca
Ada kuda mirip keledai
Rajin menulis rajin membaca
Itu pertanda anak yang pandai
Ke sungai pergi berburu
Bergerak sampai ke arah hulu
Sayangi ibu hormati guru
Itulah tanda kau nomer satu
Berenang ke sungai naik bambu
Bergerak sampai tak jemu
Jangan pernah bohongi bapak ibu
Agar Allah sayang kepadamu
Lumba-lumba ikan pintar
Pandai bermain lingkaran api
Jika sudah tumbuh besar
Harus taat mami papi
Makan es bibirnya beku
Makannya di kota Belitar
Mari kita membaca buku
Supaya jadi anak yang pintar
Ke pasar lama menanti
Tunggu ibu beli terasi
Jadilah anak yang baik hati
Agar nanti bisa berprestasi
Beli kain warna merah
Sungguh indah dipandang mata
Kalau main jangan marah
Senang saja bersuka cita
Terbang tinggi burung pelatuk
Datang pula burung pungguk
Bahgianya dengarkan atuk
Berdongeng sampai terbatuk-batuk
Luas nian langit biru
Saatnya menonton kuda pacu
Kalau dengar Ibu Guru
Bercerita sungguh lucu
Adik duduk depan halaman
Nenek lihat dengan heran
Aku datang ke rumah paman
Hari minggu saat liburan
Ibu merenda adik main layang
Anak Melayu bermain gada
Wahai nanda yang kusayang
Dengarkan olehmu nasehat ayahanda
Para pengunjung blog ini yang saya hormati, kalian begitu setia menemani sampai dunia ini berhenti berputar, terimakasih sebuah penghargaan buat anda semua karena telah menjadikan tulisan Pantun Nasehat menjadi salah satu media online yang bermanfaat, mudah-mudahan bisa selamanya dirasakan manfaatnya oleh kita semua, dan tim admin juga tentunya akan terus berusaha seoptimal mungkin menjadikan situs ini terus lebih baik lagi dalam kualitas konten dan jumlah serta kecepatan akses loadingnya atau dalam bahasa lainnya.
Senin, 09 Mei 2016
Daftar List Pantun Teka Teki Terbaik di Indonesia
Didalam membuat Pantun Teka Teki kita mesti dituntut untuk mentaati seluruh kaedah perpantunan semisal abab dan bunyi rima yang beraturan. Akan tetapi hal seperti itu tidak dipermalahkan disebabkan akhir-akhir ini bermunculan kaedah jenis baru yang lebih modern, karena pantun dapat dibuat dengan sesuka hatinya. Hal tersebut berlaku terutama didalam pembuatan pantun lucu teka-teki nasehat agama.
Anak-anak mulai diperkenalkan mengenai jenis-jenis pantun dan bagaimana cara membuat Pantun Teka Teki. Adapun salah satu jenis pantun yang digemari oleh masyarakat seperti pantun teka-teki, lucu, nasehat dan agama. Pantun sering digunakan untuk menghibur dan menasehati yang disampaikan dalam bentuk bahasa yang tidak formal yang dalam artian dengan bahasa yang dapat dijangkau oleh kalangan masyarakat manapun baik itu bawah maupun masyarakat atas.
Burung nuri burung dara
terbang ke sisi taman kayangan
Cobalah cari wahai saudara
makin disisi makin ringan
Burung dara terbang ke nangka
dekat belimbing sapi mengamuk
Wahai saudara cobalah terka
lulus kambing tak lulus nyamuk
Hari hujan menyisip atap
lantai lapuk diganti tidak
Ibunya diusap-usap
anaknya diinjak-injak
Ada makhluk mati
hinggap dipohon mati
kalau dipukuli berbunyi segenap negri
Wahai tolan wahai saudara
wahai saudara wahau saudari
cobalah pikir oleh saudara
Orang tua bernaju besi
Ikan gabus berenang dirawa-rawa
Ikan belut ternyata nyangkut dijaring,
Perut ini jadi sakit menawan tawa,
gigi palsu pun loncat ke piring.
Dimana kuangg hendak bertelurr
Diatas lata ddirongga batu
Dimana tuann hendak tidur
Diatas dada dironggaa susu
Elokk berjalan kotaa tua
Kirii kanan berbatangg sepat
Elok berbinii orang tua
Perut kenyangg ajaran dapat
Anakk ayam turun ke bumii
Induk ayam naikk kelangit
Anak ayam nyarii kelangit
Induk ayamm nyungsep ke bumi
Limau purutt di tepi rawa
Buah dilantingg belum masak
Sakit perutt sebab tertawa
Melihat kucingg duduk berbedak
Jalan-jalann ke rawa-rawa
Jika capaii duduk di pohon palm
Geli hatii menahan tawa
Melihat katakk Memakai helm
Sakit kaki ditikamm jeruju
Jeruju ada didalamm paya
Sakit hati memandanng susu
Susu ada dalamm kebaya
Disana gununggg, disini gunungg
Ditengah-tengahnya bunga melati
Saya bingungg kamu pun bingung
kenapa ada bungaa melati
Naik kebukitt membeli lada
Lada sebiji dibelah tujuhh
Apanya sakit berbinii janda
Anak tirii boleh disuruh
Pohon kelapaa, pohon durian
Pohon cemara, pohon palemm
pohonnya tinggi-tinggii bo!!!
Orang sasakk pergi ke bali
Membawa pelitaa semuanya
berbisik pekakk dengan tuli
Tertawa si butaa melihatnya.
Naik ke bukitt membeli lada
Lada sebijii dibelah tujuh
Apanya sakitt berbini janda
Anak tirii boleh disuruh
Jauh dimataa, dekat dihati
Jauh di hatii, dekat dimata
Jauh dekat tujuhh ratus perak.
Ada apaa diseberangg itu
Mentimun busuk dimakann kalong
ada apaa diseberang ituu
Bujang bungkukk gadis belong
Sakit kakii ditikam jeruju
Jeruju adaa didalam paya
Sakit hatii memandang susu
susu ada dalamm kebaya
Dari beberapa contoh Pantun Teka Teki diatas semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.
Anak-anak mulai diperkenalkan mengenai jenis-jenis pantun dan bagaimana cara membuat Pantun Teka Teki. Adapun salah satu jenis pantun yang digemari oleh masyarakat seperti pantun teka-teki, lucu, nasehat dan agama. Pantun sering digunakan untuk menghibur dan menasehati yang disampaikan dalam bentuk bahasa yang tidak formal yang dalam artian dengan bahasa yang dapat dijangkau oleh kalangan masyarakat manapun baik itu bawah maupun masyarakat atas.
Burung nuri burung dara
terbang ke sisi taman kayangan
Cobalah cari wahai saudara
makin disisi makin ringan
Burung dara terbang ke nangka
dekat belimbing sapi mengamuk
Wahai saudara cobalah terka
lulus kambing tak lulus nyamuk
Hari hujan menyisip atap
lantai lapuk diganti tidak
Ibunya diusap-usap
anaknya diinjak-injak
Ada makhluk mati
hinggap dipohon mati
kalau dipukuli berbunyi segenap negri
Wahai tolan wahai saudara
wahai saudara wahau saudari
cobalah pikir oleh saudara
Orang tua bernaju besi
Ikan gabus berenang dirawa-rawa
Ikan belut ternyata nyangkut dijaring,
Perut ini jadi sakit menawan tawa,
gigi palsu pun loncat ke piring.
Dimana kuangg hendak bertelurr
Diatas lata ddirongga batu
Dimana tuann hendak tidur
Diatas dada dironggaa susu
Elokk berjalan kotaa tua
Kirii kanan berbatangg sepat
Elok berbinii orang tua
Perut kenyangg ajaran dapat
Anakk ayam turun ke bumii
Induk ayam naikk kelangit
Anak ayam nyarii kelangit
Induk ayamm nyungsep ke bumi
Limau purutt di tepi rawa
Buah dilantingg belum masak
Sakit perutt sebab tertawa
Melihat kucingg duduk berbedak
Jalan-jalann ke rawa-rawa
Jika capaii duduk di pohon palm
Geli hatii menahan tawa
Melihat katakk Memakai helm
Sakit kaki ditikamm jeruju
Jeruju ada didalamm paya
Sakit hati memandanng susu
Susu ada dalamm kebaya
Disana gununggg, disini gunungg
Ditengah-tengahnya bunga melati
Saya bingungg kamu pun bingung
kenapa ada bungaa melati
Naik kebukitt membeli lada
Lada sebiji dibelah tujuhh
Apanya sakit berbinii janda
Anak tirii boleh disuruh
Pohon kelapaa, pohon durian
Pohon cemara, pohon palemm
pohonnya tinggi-tinggii bo!!!
Orang sasakk pergi ke bali
Membawa pelitaa semuanya
berbisik pekakk dengan tuli
Tertawa si butaa melihatnya.
Naik ke bukitt membeli lada
Lada sebijii dibelah tujuh
Apanya sakitt berbini janda
Anak tirii boleh disuruh
Jauh dimataa, dekat dihati
Jauh di hatii, dekat dimata
Jauh dekat tujuhh ratus perak.
Ada apaa diseberangg itu
Mentimun busuk dimakann kalong
ada apaa diseberang ituu
Bujang bungkukk gadis belong
Sakit kakii ditikam jeruju
Jeruju adaa didalam paya
Sakit hatii memandang susu
susu ada dalamm kebaya
Dari beberapa contoh Pantun Teka Teki diatas semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.
Kumpulan Pantun Teka Teki 2016
Pantun Teka Teki - Adapun pantun yang sering digunakan bersifat lucu, teka-teki, nasehat dan terkadang berbau agama. Namun sering perkembangan zaman, ternyata pantun mengalami penurunan dalam penggunaannya dimasyarakat, kalau dulu yang namanya pantun itu disakralkan karena hanya bisa digunakan untuk waktu atau kegiatan tertentu, akan tetapi saat ini penggunaan pantun sudah fleksibel dan menyeluruh serta ditemui dimanapun, bahkan sudah masuk dalam kurikulum sekolah pada negara yang berumpun melayu semisal Malaysia dan Indonesia.
Nah, bagi anda yang membuat pantun maka dalam artikel ini terdapat Pantun Teka Teki yang dapat dijadikan panduan dalam membuat pantun seperti pantun lucu, pantun teka-teki, pantun nasehat dan pantun agama. Berikut contoh pantun yang ada dibawah ini. Inilah contoh pantun lucu yang dapat dijadikan contoh dalam membuat pantun lucu, tentunya pantun lucu ini berfungsi dalam menghibur para pendengarnya.
Kain batik selendang batik
beri berjambul benang sutera
hamba bertanya kepada adik
berapa banyak kaki berkuda
Kelapa gading kuning warnanya
tumbuh sebatang di dalam rumah
ada pohon aneh tingkahnya
ditebang dulu baru berbunga
Pagi hari menanak nasi
nasi bekal orang disawah
cobalah terka pantunku ini
akar diatas pucuk dibawah
Ditengah sawah orang membajak
hujan gerimis menanam padi
wahai tuan orang yang bijak
binatang apa tunduk dikaki
Ada satu hal aku katakan
wahai kawan cobalah terka
bersisik bukannya ikan
berpayung bukannya raja
Kain batik dari pekan
Kain songket dari toraja
bersisik bukannya ikan
berpayung bukannya raja
Orang memancing ikan belanak
dapat sepasang ikan tenggiri
Tahinya busuk dagingnya enak
binatang apa tunduk dikaki
Tuan khatib menjala todak
dapat satu pegangan ditangan
Manusia bukan binatang tidak
namun berkaki dan bertangan
Berlayar biduk ke Malaka
menyebar jara dipagi hari
wahai kawan cobalah terka
binatang apa tanduk dikaki
Pandai besi disungai puar
duduk termenung didepan pintu
Siang gelap malam bersinar
hewan apa gerangan itu
Ke sawah pergi membajak
menangkap belut dalam perigi
Wahai kawan orang yang bijak
binatang apa tanduk dikaki
Buah budi sedang mengkal
masak sebiji ditepi pantai
Hilang budi bicara akal
Buah apa tidak bertangkai
Kalau puan-puan cerana
ambil gelas didalam peti
Kalau tuan bijaksana
Binatang apa tunduk dikaki
Berlayar perahu dari Berandan
menuju arah selat Malaka
lebar kepala daripada badan
apalah itu coba terka
Semoga apa yang telah admin sampaikan diatas bisa bermanfaat untuk kita semua. Sekian dari Pantun Teka Teki yang paling terupdate di Indonesia
Nah, bagi anda yang membuat pantun maka dalam artikel ini terdapat Pantun Teka Teki yang dapat dijadikan panduan dalam membuat pantun seperti pantun lucu, pantun teka-teki, pantun nasehat dan pantun agama. Berikut contoh pantun yang ada dibawah ini. Inilah contoh pantun lucu yang dapat dijadikan contoh dalam membuat pantun lucu, tentunya pantun lucu ini berfungsi dalam menghibur para pendengarnya.
Kain batik selendang batik
beri berjambul benang sutera
hamba bertanya kepada adik
berapa banyak kaki berkuda
Kelapa gading kuning warnanya
tumbuh sebatang di dalam rumah
ada pohon aneh tingkahnya
ditebang dulu baru berbunga
Pagi hari menanak nasi
nasi bekal orang disawah
cobalah terka pantunku ini
akar diatas pucuk dibawah
Ditengah sawah orang membajak
hujan gerimis menanam padi
wahai tuan orang yang bijak
binatang apa tunduk dikaki
Ada satu hal aku katakan
wahai kawan cobalah terka
bersisik bukannya ikan
berpayung bukannya raja
Kain batik dari pekan
Kain songket dari toraja
bersisik bukannya ikan
berpayung bukannya raja
Orang memancing ikan belanak
dapat sepasang ikan tenggiri
Tahinya busuk dagingnya enak
binatang apa tunduk dikaki
Tuan khatib menjala todak
dapat satu pegangan ditangan
Manusia bukan binatang tidak
namun berkaki dan bertangan
Berlayar biduk ke Malaka
menyebar jara dipagi hari
wahai kawan cobalah terka
binatang apa tanduk dikaki
Pandai besi disungai puar
duduk termenung didepan pintu
Siang gelap malam bersinar
hewan apa gerangan itu
Ke sawah pergi membajak
menangkap belut dalam perigi
Wahai kawan orang yang bijak
binatang apa tanduk dikaki
Buah budi sedang mengkal
masak sebiji ditepi pantai
Hilang budi bicara akal
Buah apa tidak bertangkai
Kalau puan-puan cerana
ambil gelas didalam peti
Kalau tuan bijaksana
Binatang apa tunduk dikaki
Berlayar perahu dari Berandan
menuju arah selat Malaka
lebar kepala daripada badan
apalah itu coba terka
Semoga apa yang telah admin sampaikan diatas bisa bermanfaat untuk kita semua. Sekian dari Pantun Teka Teki yang paling terupdate di Indonesia
Minggu, 08 Mei 2016
Kumpulan Pantun Teka Teki Terbaik
Berpantun merupakan ciri khas budaya ketimuran, terlebih lagi pantun melayu. Pada kesempatan kali ini Mamen akan berbagi dengan teman-teman semua beberapa Pantun Teka Tekidan jawabannya yang bisa dijadikan sebagai rujukan atau inspirasi bagi kamu peminat pantun, khususnya pantun melayu. Yah, pantun teka-teki memang tidak kaalah dengan pantun lainnya, justru sebenarnya pantun teka-teki ini lebih attraktif alias menarik dibandingkan dengan pantun laninnya yang sejenis
Untuk pantun ini sangat seirama, pantun teka-teki mungkin relatif sama dengan pantun bebalas. Karena ketukanya yang a-b, a-b yang memiliki akhir yang sama. Baiklah bagi teman-teman yang sedang mencari contoh-contoh Pantun Teka Teki, ini dia beberapa diantaranya yang mungkin adalah memang pantun yang sedang teman-teman cari saat ini:
Ada buah manggiss
Ada juga buahh anggur
Awalnya romanntis
Pas tekdungg malah kabur
Jangan takutt
Jangan khawatirr
Itu kentutt
Bukan petirr
Jalan-jalan ke koota arab
Jangan lupaa membelii kitab
Cewek sekarang tidakk bisa diharap
Bodi bohaii betis berkurap
Elokk berjalan kota tua
Kiri kanan berbatangg sepat
Elok berbini orangg tua
Perutt kenyang ajarann dapat
Buah nanas, buah bengkoangg
Buah Jambu, buah kedondongg
Ngerujakkk dooonggg.
Senangis letak ditimbangann
Pemulut kumbangg pagi-pagii
Menangis katakk di kubangann
Melihat belutt terbang tinggi.
Anak hinduu beli petola
Beli pangkurr dua-duaa
Mendengar kucing berbiolaa
Duduk termenungg tikus tua.
Jalan-jalan kee kota Sumedangg
Ada kambingg makan rumput.
Anak-anakk pada senangg
Melihat banci bergoyangg dangdut
Bunga mawarr tangkai berduri
laris maniss pedang cendoll
Aku tersenyumm malu sekali
Ingatt dulu sukaa mengompol
Anak cina menggalii cacing
mari diisi dalamm tempurung
Penjual sendirii tak kenal cacingg
Alamat dagangann habis diborong
Biduk buluhh bermuat tulang
Anak siamm pulang berbariss
Duduk mengeluhh panglima helang.
Melihat ayam bercengkangg keris
Buah jeringg dari Jawa
Naik sigai ke atass atap
Ikan keringg lagi ketawa
Dengarr tupai baca kitabb
Pohon manggiss di tepi rawa
Tempat datuk tidur beraduu
Sedang menangiss nenek tertawa
Melihat datukk bermain gundu
Anak daraa Datuk Tinggi
Buat gulaii ikan tilan
Datuk tua takk ada gigi
Bila makann kunyah telan
Jikalau lengangg dalam negeri
Marilah kita pergii ke kota
Hairan tercengang kucing berdiri
Melihat tikus naikk kereta
Punggur berdaunn diatas kota
Jarak sejengkall dua jari
Musangg rabun
Helangg pun buta
Baru ayamm suka hati.
Ketika perangg di negeri Jerman,
Ramai askarnyaa mati mengamuk,
Rangup gunungg dikunyah kuman,
Lautan kering dihirup nyamuk
Jual betikk dengan kandil,
Kandil buatann orang Inggeris,
Melihat buayaa menyandang bedil,
dan kerbau tegakk berbaris
Berderak-derakk sangkutan dacing,
Bagaikan putuss diimpit lumpang,
Bergerak-gerakk kumis kucing,
Melihat tikuss bawa senapang
Pokok pinangg patanya condong,
Dipukul ributt berhari-hari,
Kucing berenangg tikus berdayung,
Ikan di lautt berdiam diri
Tanam pinangg di atas kubur,
Tanam bayamm jauh ke tepi,
Walaupun musangg sedang tidur,
Mengira ayam dii dalam mimpi
Anak bakauu di rumpun salak,
Patah tarukknya ditimpa genta,
Riuh kerbauu tergelak-gelak,
Melihat berukk berkaca mata
Orang menganyamm sambil duduk,
Kalau sudahh bawa ke balai,
Melihat ayamm memakai tanduk,
Datang musangg meminta damai
Hilir lorongg mudik lorong,
Bertongkatt batang temberau,
Bukan saya berkataa bohong,
Katak memikull paha kerbau
Di kedai Yahyaa berjual surat,
Di kedai kamii berjual sisir,
Sang buaya mellompat ke darat,
Melihat kambingg terjun ke air
Jalan-jalann ke kota paris.,
Banyak rumahh berbaris-baris.,
Biar mati diujungg keris.,
Asal dapat dindaa yang manis….
Gagang golokk,,gagang cangkul..,
Gagang cangkull juga gagang celurit..,
Ga bisa nyolokk katanya tumpul..,
Biarpun tumpull tetep hasilnya buncit.?
Pohon ara dibuatt gubuk..,
Pasang pasak biarr tegak..,
Resiko asmara ddunia facebook.. ,
Cinta ditolak blokirr bertindak..
Beli kentangg dibuat rujak.. ,
Biar mantap ditambahh sambal..,
Tidur terlentangg tiada nyenyak..,
Tidur tengkurapp ada yang mengganjal..
Rintik rintikk turun hujan..,
Masuk kamarr sama teman..,
Gadis cantik jadii pujaan..,
Mau dilamar kokk hamil duluan...
Makan buburr diatas meja...,
Minumnya jus diatass rak...,
Hari libur tetapp bekerja..,
Dapat bonus ambillnya di irak...
Ke jakarta naikllah pesawat..,
Pesawat terbangg, landingnya susah..,
Kalau cinta sudahh melekat..,
Siang terbayangg, malam mimpi basah..
Kalau ada sumurr diladang..,
Bolehlah kita mmenggosok gigi..,
Kalau anda diwarungg padang..,
Bolehkah kita ditrraktir lagi..
Langit mendungg diatas lautan...
Lebat hujannya ttiada terbendung...
Gadis berkerudungg cantik menawan...
Kedip matanya ronttokan bulu hidung...
Hari minggu ssudahlah siang..
Setelah siangg menuju petang...
Ditunggu tungguu gak jua datang...
Sekali datangg kok nagih utang...
Petik kecapi ssuara bening..
Satu satu ddawai di harpa..
Cium dipipi ciumm di kening..
Setelah itu yangg dicium apa ? ?
Masak tongkoll didalam loyang...
Semur jengkoll bumbunya pala...
Geal geol pantatt bergoyang...
Sekali senggoll pening kepala..
Kota bintan banyakk perunggu..
Kota ciamiss membangun tugu..
Janji kencann dimalam minggu..
Tapi gerimiss sudah menunggu..
Kue ranginn rasanya manis..
Kue tar bukanllah lapis..
Malam dinginm hujan gerimis..
Sebentar bentarr kebelet pipis..
Stasiun tugu sstasiun kereta api..
Tempat jualann si tukang lapis..
Hari minggu ccuma nonton tipi..
Mau jalan dompett dah menipis..
Ini musim masihh penghujan...
Kata simbok jangann nakal..
yang muslim silahhkan Jumatan..
Bawa gembok amankann sendal..
Hujan gerimiss deraslah amat..
Ada kilat bertabbrakan..
Hari kamis malamm jumat..
Yang mau kumatt dipersilahkan..
Beli berliann dikota belawan..
Hujan gerimiss dikota mekah..
Cantik nan itu pperawan..
Wajahnya maniss senyum merekah..
Masak ayam mmasak tumis..
Iris tipiss sampai habis..
Selasa malamm hujan gerimis..
Dompet tipiss smakin kritis..
Demikianlah beberapa sebuah contoh Pantun Teka Teki yang dapat admin sampaikan kepada anda semua. Terimakasih atas ketersediaan waktu anda untuk membaca artikel ini
Untuk pantun ini sangat seirama, pantun teka-teki mungkin relatif sama dengan pantun bebalas. Karena ketukanya yang a-b, a-b yang memiliki akhir yang sama. Baiklah bagi teman-teman yang sedang mencari contoh-contoh Pantun Teka Teki, ini dia beberapa diantaranya yang mungkin adalah memang pantun yang sedang teman-teman cari saat ini:
Ada buah manggiss
Ada juga buahh anggur
Awalnya romanntis
Pas tekdungg malah kabur
Jangan takutt
Jangan khawatirr
Itu kentutt
Bukan petirr
Jalan-jalan ke koota arab
Jangan lupaa membelii kitab
Cewek sekarang tidakk bisa diharap
Bodi bohaii betis berkurap
Elokk berjalan kota tua
Kiri kanan berbatangg sepat
Elok berbini orangg tua
Perutt kenyang ajarann dapat
Buah nanas, buah bengkoangg
Buah Jambu, buah kedondongg
Ngerujakkk dooonggg.
Senangis letak ditimbangann
Pemulut kumbangg pagi-pagii
Menangis katakk di kubangann
Melihat belutt terbang tinggi.
Anak hinduu beli petola
Beli pangkurr dua-duaa
Mendengar kucing berbiolaa
Duduk termenungg tikus tua.
Jalan-jalan kee kota Sumedangg
Ada kambingg makan rumput.
Anak-anakk pada senangg
Melihat banci bergoyangg dangdut
Bunga mawarr tangkai berduri
laris maniss pedang cendoll
Aku tersenyumm malu sekali
Ingatt dulu sukaa mengompol
Anak cina menggalii cacing
mari diisi dalamm tempurung
Penjual sendirii tak kenal cacingg
Alamat dagangann habis diborong
Biduk buluhh bermuat tulang
Anak siamm pulang berbariss
Duduk mengeluhh panglima helang.
Melihat ayam bercengkangg keris
Buah jeringg dari Jawa
Naik sigai ke atass atap
Ikan keringg lagi ketawa
Dengarr tupai baca kitabb
Pohon manggiss di tepi rawa
Tempat datuk tidur beraduu
Sedang menangiss nenek tertawa
Melihat datukk bermain gundu
Anak daraa Datuk Tinggi
Buat gulaii ikan tilan
Datuk tua takk ada gigi
Bila makann kunyah telan
Jikalau lengangg dalam negeri
Marilah kita pergii ke kota
Hairan tercengang kucing berdiri
Melihat tikus naikk kereta
Punggur berdaunn diatas kota
Jarak sejengkall dua jari
Musangg rabun
Helangg pun buta
Baru ayamm suka hati.
Ketika perangg di negeri Jerman,
Ramai askarnyaa mati mengamuk,
Rangup gunungg dikunyah kuman,
Lautan kering dihirup nyamuk
Jual betikk dengan kandil,
Kandil buatann orang Inggeris,
Melihat buayaa menyandang bedil,
dan kerbau tegakk berbaris
Berderak-derakk sangkutan dacing,
Bagaikan putuss diimpit lumpang,
Bergerak-gerakk kumis kucing,
Melihat tikuss bawa senapang
Pokok pinangg patanya condong,
Dipukul ributt berhari-hari,
Kucing berenangg tikus berdayung,
Ikan di lautt berdiam diri
Tanam pinangg di atas kubur,
Tanam bayamm jauh ke tepi,
Walaupun musangg sedang tidur,
Mengira ayam dii dalam mimpi
Anak bakauu di rumpun salak,
Patah tarukknya ditimpa genta,
Riuh kerbauu tergelak-gelak,
Melihat berukk berkaca mata
Orang menganyamm sambil duduk,
Kalau sudahh bawa ke balai,
Melihat ayamm memakai tanduk,
Datang musangg meminta damai
Hilir lorongg mudik lorong,
Bertongkatt batang temberau,
Bukan saya berkataa bohong,
Katak memikull paha kerbau
Di kedai Yahyaa berjual surat,
Di kedai kamii berjual sisir,
Sang buaya mellompat ke darat,
Melihat kambingg terjun ke air
Jalan-jalann ke kota paris.,
Banyak rumahh berbaris-baris.,
Biar mati diujungg keris.,
Asal dapat dindaa yang manis….
Gagang golokk,,gagang cangkul..,
Gagang cangkull juga gagang celurit..,
Ga bisa nyolokk katanya tumpul..,
Biarpun tumpull tetep hasilnya buncit.?
Pohon ara dibuatt gubuk..,
Pasang pasak biarr tegak..,
Resiko asmara ddunia facebook.. ,
Cinta ditolak blokirr bertindak..
Beli kentangg dibuat rujak.. ,
Biar mantap ditambahh sambal..,
Tidur terlentangg tiada nyenyak..,
Tidur tengkurapp ada yang mengganjal..
Rintik rintikk turun hujan..,
Masuk kamarr sama teman..,
Gadis cantik jadii pujaan..,
Mau dilamar kokk hamil duluan...
Makan buburr diatas meja...,
Minumnya jus diatass rak...,
Hari libur tetapp bekerja..,
Dapat bonus ambillnya di irak...
Ke jakarta naikllah pesawat..,
Pesawat terbangg, landingnya susah..,
Kalau cinta sudahh melekat..,
Siang terbayangg, malam mimpi basah..
Kalau ada sumurr diladang..,
Bolehlah kita mmenggosok gigi..,
Kalau anda diwarungg padang..,
Bolehkah kita ditrraktir lagi..
Langit mendungg diatas lautan...
Lebat hujannya ttiada terbendung...
Gadis berkerudungg cantik menawan...
Kedip matanya ronttokan bulu hidung...
Hari minggu ssudahlah siang..
Setelah siangg menuju petang...
Ditunggu tungguu gak jua datang...
Sekali datangg kok nagih utang...
Petik kecapi ssuara bening..
Satu satu ddawai di harpa..
Cium dipipi ciumm di kening..
Setelah itu yangg dicium apa ? ?
Masak tongkoll didalam loyang...
Semur jengkoll bumbunya pala...
Geal geol pantatt bergoyang...
Sekali senggoll pening kepala..
Kota bintan banyakk perunggu..
Kota ciamiss membangun tugu..
Janji kencann dimalam minggu..
Tapi gerimiss sudah menunggu..
Kue ranginn rasanya manis..
Kue tar bukanllah lapis..
Malam dinginm hujan gerimis..
Sebentar bentarr kebelet pipis..
Stasiun tugu sstasiun kereta api..
Tempat jualann si tukang lapis..
Hari minggu ccuma nonton tipi..
Mau jalan dompett dah menipis..
Ini musim masihh penghujan...
Kata simbok jangann nakal..
yang muslim silahhkan Jumatan..
Bawa gembok amankann sendal..
Hujan gerimiss deraslah amat..
Ada kilat bertabbrakan..
Hari kamis malamm jumat..
Yang mau kumatt dipersilahkan..
Beli berliann dikota belawan..
Hujan gerimiss dikota mekah..
Cantik nan itu pperawan..
Wajahnya maniss senyum merekah..
Masak ayam mmasak tumis..
Iris tipiss sampai habis..
Selasa malamm hujan gerimis..
Dompet tipiss smakin kritis..
Demikianlah beberapa sebuah contoh Pantun Teka Teki yang dapat admin sampaikan kepada anda semua. Terimakasih atas ketersediaan waktu anda untuk membaca artikel ini
Langganan:
Postingan (Atom)






